Jumat, 27 April 2012

Setahun yang lalu


Hampir setahun yang lalu, sempat lupa kini kembali teringat. Dan malam ini aku kembali menemukan, meski hanya akun Facebook mu. Tak apa , Mungkin bisa kembali di mulai lewat itu. Dan kenangan itu, masih lekat.
Setahun yang lalu, 2 hari setelah perpisahan SMA aku tiba di Medan untuk mengambil Program Intensif di salah satu bimbingan belajar, MEDICA. Bersama ketiga temanku Rahmad, Rezky,Michael. Kami juga memutuskan untuk mencari kamar kost, untuk berbagi hidup selama sebulan penuh, Meski kami memimpikan Universitas yang berbeda.
Hari pertama Bimbingan terasa biasa saja, hanya aku kembali bertemu empat teman SMA disana. Total kami berdelapan mencoba meraih asa di kota itu. Bidang Study pertama sudah selesai di ajarkan kak Tentor(namanya saya lupa). Dan itu berarti saat nya untuk kuis. Setelah mendapat lembar jawaban kuis dan mengisinya dengan data yang benar, aku mulai mengisinya dengan serius, tidak dengan mencontek seperti yang biasa aku lakukan dulu(di Bimbel Sekolah).

Senin, 06 Februari 2012

Back to Campus

Hari ini adalah hari pertama masuk kuliah di semester ini. Ga banyak yang berubah. Luas Unimed masih segitu” aja, dan muka muka integral masik menyemaraki kampus tercinta. Tapi entah ini hanya perasaan aku aja, kaya nya kampus makin rame. Emang ada SNMPTN setiap semester ? Emang ada PMB di awal tahun ? Emang ada Film baru Dian Sastro ? (sumpah yg ini ga nyambung) Whatever !!! Apapun alasanya, minumnya tetep Teh Botol Sosro.
Satu lagi yang ga ada perubahan adalah Kontrakan ku tercinta. Why ? Secara gitu loh, kamar nya masik tetep dua , kamar mandi tetep satu, dan keramik masih 778 buah( bener ???). Dan yang paling penting adalah keadaan saat di tinggal = keadaan saat aku tiba. Secara Matematis dapat di rumuskan:
Keadaansemula= Keadaanakhir
Saat ku tinggal pulkam kamar “indah dan bersih itu” sangat lah “rapih”. Saya ulangi sangatlah “rapih”. Buku berserakan, lantai berdebu, pakaian kotor bergelantungan,foto” Dian Sastro dimana mana dan mayat” bergelimpangan. Dan mungkin butuh bertahun tahun bagiku untuk membereskan nya, mungkin seperti membangun kembali Hiroshima-Nagasaki. Heheh
Tapi yang paling penting aku bisa melepas seluruh kerinduan ku kepada gadisku yang cantik, putih mulus, suara merdu, dan yang paling penting friendly dan ramah lingkungan. Tak lain dan tak bukan adalah Honda Revo BK 4967 ZG yang indah itu. SweetMilk Jelita-ku itu masih tetep setia setelah kutinggal 1 bulan dan ku selingkuhi pula.
Thanks ma girl for your loyality
JJJJJJ

Jumat, 03 Februari 2012

How a nice Friday morning !!

How a nice Friday morning !!
yap, nice di atas menggambarkan betapa enaknya suasana pagi ini. Cuaca mendung di tambah rintikan hujan membuat aku enggan untuk memutuskan mimpi indah yang amat indah.
ya, cuaca pagi yang mendung + rintikan hujan memang  favoritku tepat di bawah Dian Sastro dan Mie Rebus. Dan langkah fantastis yang ku ambil setelah bangun dari tidurku adalah . . . adalah . . TIDUR LAGI. Hahaha. Untuk anda ketahui, bahwa cuaca itu berdampak negatif, sangat negatif malah. Kita yang harus bangun pagi,bagi yang sekolah, bagi yang ngampus, bagi yang kerja disihir dengan mengesampingkan nilai nilai perikehewanan untuk segera tidur kembali. Dan ini bisa menghancurkan satu negara. Fiuh, efek yang bombastis. Tidak ada orang yang kerja, tidak ada yang sekolah jelas bisa menghancurkan negara.

Beralih dari cuaca, hari ini adalah H-3 masuk kuliah. Dan itu berarti aku harus kembali ke kehidupan yang sumpah gak enak banget dan kembali harus menjalani yang namanya begadang ngerjai laporan, bangun telat, bayar pulsa listrik dan nilai C. Hahhhh !!
Tapi betapapun aku tidak menyukai itu, aku harus melakukan nya dengan hati yang agak agak ikhlas demi cita cita, demi orang tua, demi dian sastro, demi IU dan demi ibu dari ketiga anak ku kelak.
JJJJJJ

Oh ya, Selamat menempuh hidup baru buat kakakku Riris Nur Kholidah dan Hilman Habibi. Selamat buat bang ilman u have stolen her heart dan kak riris u have stolen his last name.
congrats congrats congrats !

Minggu, 08 Januari 2012

Curhat

haaah !!
kmaren adalah hari buruk buat aku. Bukan kehilangan cinta, bukan kehilangan uang dan juga bkan khilangan nyawa, tapi aku dengan sukses dianugrahi IP yang rendah. Gimana rsanya mam ?. Ya jlas KECEWA. Tapi ya mo gimana lagi, nasi tlah jadi dubur eh, bubur maksudnya hahah
Buruknya hari kmaren tidak berenti ampe disitu, sampe dirumah ibuku bertanya dengan antusias seperti KPK mengintrogasi Nazaruddin.hehe. Aku pun menjawab dngn suara pelan dan lemah seperti Nazaruddin yg akhirnya mengakui perbuatannya ( eh, kok Nazaruddin mulu ya, emng tu siapa mu ? kan bukan !).
Bagaimanakah wajah ibuku setelah mendengar ucapan "polos" anknya itu ?
a. sedih
b. menangis
c. murka
d. tertawa
yakk, jawabn yang benar adalah D. tertawa. Bagi yang tidak menjawab D harap blajr lbih giat lagi yaa
hahaa (bcanda becanda )
yap, reaksi yang gak kuduga, dia malah tertawa sambil berkata " berarti kw blum biat blajarnyaa "
moment yang hnya sekian menit itu cukup menenangknku, tapi reaksinya malah berubah setelah mengingat temenku yang dia kenal mendptkan IP yang lebuh tinggi dari aku
" si ****(dibaca: rahasia)  kok bisa IP nya 3,6 ? sama sama makn nasi kan ? "
haih, penyakit kambuhan ibuku kumat lagi. Ya, dia selalu menerapkan asas perbandingan dalam segala hal dengan diriku. bunyi selalu gini " si anu kok bisa ? "
hah, mukaku langsung berubah, dari christian sugiono menjadi raffi ahmad (lho?)
aku pun melawan teori ibuku itu dngan teori lawas yang zaman dulu sangat populer bahkan pernah jadi judul lagu Jamrud dan H.Rhoma Irama. Apa coba ? yak, dalam hal ini teori itu kusebut TEORI RAKIT-HULU.
yup, bunyinya "berakit rakit kita ke hulu, berenang renang ketepian. bersakit dahulu senang kemudian"
tapi ternyata teori tiu punya daya serang tangguh, dan pertahanan teoriku yang lemah, akhirnya aku takluk juga dengan skor yang cukup telakk. kaya nya aku salah pasang formasi nih ! haha

tapiSelamat buat ****, kau dapet IP bagus, dan buat aku rendah di mata ibuku
yah, mesikpun maksud ibuku itu baek , tapi terus terang aku tu gak suka di bandingin ama orang lain, walau itu temen deket sekalipun. tapi yah, namnya juga orang tua
Tapi aku janji akn buat yang lebih baik lagi. dan jika aku uda jadi ayah, aku gak akn make asas perbandingannya ibuku. ya, buat ketiga anakku nanti, ayah gak akn asas nya nenek kalian, gak akan !!
Ini baru ibuku lhoo, blum tau apakah ayahku memake asas yang sama, ato kah dia punya teori yang lebih modern, nanti akan aku tulisss
thanks !
:)