Senin, 07 Juli 2014

Ibu Ilmu Hitam

Hari ini adalah pembacaan putusan pengadilan atas gugatan cerai dari suaminya. 6 tahun saja “umur” mereka, tak bisa diperbaiki lagi dan memang sang suami tak mau lagi memperbaikinya. Dampak buruk yang dibawa istri keduanya itu telah membuatnya lupa akan anak, lupa akan harta, lupa bagaimana bertetangga, lupa bagaimana bersaudara, lupa bagaimana berbicara dan lupa bagaimana hidup.
Sang istri begitu ingin mempertahankan “mereka”, sekeras-kerasnya. Tapi tidak begini dalam berusaha me-mereka-kan mereka saat bersama. Penyesalan, hanya itu yang bisa ia ucapkan dalam sela-sela janjinya. Bahkan jika aku menjadi suami itu, aku tak merelakan suara itu untuk kudengar.
Terlalu obsesi untuk memiliki lelaki itu beserta segala hartanya dengan cara yang dibenci tuhannya, tuhanku dan tuhan kita semua hingga menutup segala indera suami atas masukan orang atas istrinya, atas apa yang terjadi didalamnya.

Lelaki itu tak mau lagi kegelapan, buta bersama wanita itu, “ Ibu Ilmu Hitam “ bagi lima anaknya.

0 komentar:

Posting Komentar